gua balik lagi nih , dari sekian lama gua ngurek ngurek kertas LJK yg gak ada liburnya sama sekali yg bikin rambut gua kribo , otak gua kusut , tangan gua gimbal ...
arrrgghhh ...
lanjut ke permasalahan ...
gua mau kasih pendapat nih kalo (misalkan) BBM naik ..
1. HARGA BAHAN POKOK BAKAL NAIK
Kalo harga BBM naik , imbasnya harga bahan pokok naik , harga kancut naik , harga sampo naik , harga pulsa naik ,
#okeabaikanygke2,3dan4
toh ?
rakyat juga yg kena imbasnya ?
yang kaya tambah kaya , yang miskin tambah blangsak ..
2. ANGKUTAN KENDARAAN NAIK
Apa pemerintah tega , "mobil pribadi" rakyat kecil ini ongkosnya naik , walaupun biasanya hanya 2.000 perak tapi kalo BBM naik tarifnya jadi 5.000 ? 5.000 sangat besar bung ! bagi rakyat yg hidupnya tidak kecukupan ..
jangan tergesa gesa kalau main naikan harga ...
3. YANG PUNYA KENDARAAN PRIBADI HARUS PIKIR ULANG
kalau harga bensin tetap naik, yang akan tercekik adalah rakyat yg mempunyai kendaraan pribadi , sudah dipusingkan dengan biaya kredit mobil , ditambah lagi dengan tingginya harga BBM
4. MAKIN BANYAK MASYARAKAT YG HIDUPNYA JADI SENGSARA
AYOLAH , para beliau beliau menengok dikit ke bawah , masyarakat banyak yg hidup kurang kecukupan ..
rakyat hanya ingin hidup senang di negri yg fana ini , rakyat hanya ngin tersenyum bersama sanak keluarga di rumah yg sederhana dan berkecukupan ..
ini indonesia bung , negara berkembang !!! pendapatan perkapita kami masih rendah bung !! kami bukan warga negara maju !!
seyogyanya jikalau pemerintah ingin kalau menaikan harga BBM , tahanlah sebentar ,,
berantas para mafia,usut para tikus kantor ,pikirkan kesejahteraan rakyat !!
nilai 1 dolar masih 9.000 - 10.000 rupiah bung !!
pikirkanlah sejenak ,
jangan ba bi bu kalau ingin mengambil keputusan...
INDONESIA negara kaya !!
kita hidup di indonesia Tidur di Atas Emas, Berenang di Atas Minyak ,
aturlah dengan baik SDA yg kita punya ..
mungkin para pejuang yg memerjuangkan indonesia sedang menangis ,
mereka berlimpah darah untuk para keturunannya nanti ,
apakah kita sudah merdeka ?
apakah kita sudah sejahtera ?
belum bung !!
para negara asing masih menjajah SDA kita !!!
DUNIA YG BUTUH KITA , BUKAN KITA YG BUTUH MEREKA MEREKA !
indonesia negri yg kaya !!
kehidupan di dunia ini ada di tangan kita !!
okelah , rusia memang punya nuklir yg bisa menghacurkan segalanya .
tapi ingat bung ! sebagian besar paru paru dunia ada di indonesia !!
ayolah bangun , sadar kan diri kita dari "mati suri" ini..
sekian ..
informasi, tips , dari yg penting sampe yang sama sekali engga penting semuanya ada disini ..
Jumat, 30 Maret 2012
Jumat, 23 Maret 2012
KISAH CINTA 100 HARI
Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.
Tina : 'Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku.'
Peter : 'kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo… cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang.' (keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)
Tina : 'Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?'
Peter : 'Eh? permainan apaan?'
Tina : 'Eng... gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja, gimana menurutmu?'
Peter : 'baiklah... lagian aku juga gak ada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan.'
Tina : 'Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya... semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?'
Peter : 'Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus'
Tina : 'OK dech.... Yuk kita pergi sekarang.... ntar pulang nonton kita ke karaoke ya... ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru.'
Peter : 'Boleh juga...' (mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya)
Keesokannya, di hari ke 2:
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.
Hari ke 3:
Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter.
Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.
Hari ke 7:
Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.
Hari ke 25:
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.
Hari ke 41:
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.
Hari ke 67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.
Hari ke 72:
Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan 'Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang' kemudian peramal itu meneteskan air mata.
Hari ke 84:
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan,merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.
Hari ke 99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.
15:20 pm
Tina: 'Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar. '
Peter: 'Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?'
Tina: 'Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya'... Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.
15:30 pm
Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.
Peter : 'Ada apa pak?'
Orang asing: 'Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu'
Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat. Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit. Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.
23:53 pm
Dokter: 'Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya.'
Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai. Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.
Dear Peter...
ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu.
Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak, tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku.
Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya. Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita.
Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur hidupku.
Peter, aku sangat sayang padamu.
23:58
Peter: 'Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya.
Tina, kau tidak bisa meninggalkanku..! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari..! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama..! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian.! Tina, Aku sayang kamu...!!!'
Jam dinding berdentang 12 kali........................... seketika itu juga, jantung Tina berhenti berdetak.
Hari itu adalah hari ke 100...
QUOTE :
• Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
• Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok.
• Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali lagi
Tina : 'Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku.'
Peter : 'kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo… cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang.' (keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)
Tina : 'Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?'
Peter : 'Eh? permainan apaan?'
Tina : 'Eng... gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja, gimana menurutmu?'
Peter : 'baiklah... lagian aku juga gak ada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan.'
Tina : 'Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya... semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?'
Peter : 'Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus'
Tina : 'OK dech.... Yuk kita pergi sekarang.... ntar pulang nonton kita ke karaoke ya... ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru.'
Peter : 'Boleh juga...' (mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya)
Keesokannya, di hari ke 2:
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.
Hari ke 3:
Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter.
Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.
Hari ke 7:
Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.
Hari ke 25:
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.
Hari ke 41:
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.
Hari ke 67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.
Hari ke 72:
Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan 'Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang' kemudian peramal itu meneteskan air mata.
Hari ke 84:
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan,merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.
Hari ke 99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.
15:20 pm
Tina: 'Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar. '
Peter: 'Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?'
Tina: 'Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya'... Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.
15:30 pm
Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.
Peter : 'Ada apa pak?'
Orang asing: 'Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu'
Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat. Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit. Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.
23:53 pm
Dokter: 'Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya.'
Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai. Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.
Dear Peter...
ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu.
Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak, tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku.
Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya. Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita.
Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur hidupku.
Peter, aku sangat sayang padamu.
23:58
Peter: 'Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya.
Tina, kau tidak bisa meninggalkanku..! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari..! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama..! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian.! Tina, Aku sayang kamu...!!!'
Jam dinding berdentang 12 kali........................... seketika itu juga, jantung Tina berhenti berdetak.
Hari itu adalah hari ke 100...
QUOTE :
• Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
• Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok.
• Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali lagi
Langganan:
Postingan (Atom)